Skenario Hasil Pemilu Amerika, Termasuk Jika Donald Trump Menang Atau Kalah


 Khalayak tengah menanti hasil Pemilu AS. Seluruh peluang dapat berlangsung ini hari. Diantaranya ialah bila Presiden Donald Trump kalah, tetapi tidak ingin mengaku.

situs judi bola terkenal buruknya nutrisi akademi sepakbola

Berikut beberapa skenario yang diterangkan oleh pemerhati politik AS di Australia, Dr Emma Shortis, diambil dari ABC Australia, Rabu (4/11/2020):


Bagaimana bila Trump memundurkan diri serta jadikan Pence presiden? Bisa berlangsung.


Dr Shortis menjelaskan Trump dapat memenangi pemilihan presiden, selanjutnya memundurkan diri serta memberikan kedudukan presiden ke wakilnya Mike Pence.


"Kita sudah menyaksikan hal tersebut berlangsung dalam riwayat AS, saat Presiden Richard Nixon memundurkan diri," terangnya.


"Dengan anggapan Donald Trump menang, Mike Pence menjadi presiden serta jalankan tersisa periode kedudukan bila Trump memundurkan diri," ucapnya.


Pemunduran diri presiden AS terpopuler dikerjakan Presiden Nixon di tahun 1974, 2 tahun sesudah skandal Watergate, di mana 5 orang yang berkaitan dengan Partai Republik didapati menjebol basis Partai Demokrat di Washington.


Pemunduran diri Nixon Itu memberikan jalan untuk wapres Gerald Ford untuk meneruskan periode kedudukan presiden.


Bila Biden menang tapi selanjutnya wafat, dapatkah Kamala Harris jadi presiden? Jawabannya, dapat.


Bila Joe Biden memenangi pemilihan presiden tapi selanjutnya wafat, karena itu wakilnya akan memegang selaku presiden.


Kamala Harris selanjutnya berkantor di Oval Office selaku presiden wanita AS pertama sampai pemilihan presiden selanjutnya.


Dapatkah Trump mengatakan diri menang saat sebelum penghitungan suara lewat pos?


Dr Shortis menjelaskan Trump dapat lakukan hal tersebut, tetapi itu terang bukan strategi yang resmi.


Tidak ada yang dapat hentikan Trump untuk mengakui semacam itu. Walau tidak betul, seperti beberapa hal yang ia ucapkan, tetapi Trump dapat membuat informasi semacam itu," terangnya.


"Trump awalnya sudah menjelaskan bila hasil penghitungan suara demikian ketat, karena itu ia akan mengatakan diri selaku juara."


Dr Shortis menjelaskan demokrasi Amerika sekarang ini ada pada kondisi yang tidak pernah berlangsung awalnya berkaitan dengan yang dapat berlangsung ketika suara pemilu AS dihitung minggu ini.


"Konstitusi Amerika Serikat benar-benar terang mengendalikan mengenai peralihan kekuasaan, tetapi mengasumsikan orang melakukan tindakan dengan niat baik serta sesuai ketentuan warga. Kita ketahui Trump tidak begitu perduli mengenai semuanya," terangnya.


"Semua benar-benar bergantung untuk reaksi orang disekelilingnya, reaksi medium. Jadi pada intinya bergantung untuk berapa kuat institusi-institusi Amerika."


Secara singkat, bergantung untuk peradilan, penegak hukum serta instansi konstitusi yang lain, dan medium, untuk pastikan tiap claim yang tidak benar oleh Trump diselidik secara adil serta terbuka.


Jika Trump menang periode kedudukan ke-2 , dapatkah ia hadapi pemakzulan untuk ke-2 kalinya?


Menurut Dr Shortis, tidak ada batas berapa banyak usaha yang bisa dikerjakan untuk menuntut seorang presiden AS.


"Itu kenapa penyeleksian Senat kesempatan ini penting," terangnya.


"Bila Demokrat memenangi Senat, nyaris tentu mereka akan lakukan pemakzulan pada Trump kembali (jika Trump menang)."


Bila kalah, apa Donald Trump bisa kembali lagi mencalonkan diri untuk pemilihan presiden 2024?


Jawabannya, dapat. Di Amerika Serikat, kedudukan presiden terbatasi dua masa, serta dapat tidak berurut (periode masanya).


Dapatkah Trump dijatuhi hukuman bila menampik terima kekalahan pemilihan presiden?


Dr Shortis menjelaskan pertanyaan ini cukup susah.


"Bila ia menampik untuk tinggalkan kantor serta menampik mengaku kalahnya, itu bermakna Konstitusi serta dominasi hukum tidak dianggap," ucapnya.


"Ada banyak hal yang dapat dikerjakan oleh rakyat, tetapi pada intinya baru untuk 20 Januari kedepan saat kekuasaan presiden alami peralihan."


"Dengan anggapan semua berjalan sesuai yang ditandai oleh jajak opini, karena itu Biden bisa menjadi panglima paling tinggi AS untuk Januari serta ia bisa memerintah militer untuk singkirkan Trump (dari Gedung Putih)," terangnya.


Dr Shortis menjelaskan beberapa hal yang akan berlangsung di antara waktu informasi juara pemilihan presiden serta tanggal pengukuhan presiden AS 20 Januari 2021.


"Kami akan menyaksikan kritis konstitusional seutuhnya (jika Trump menampik untuk berserah). Menurut saya penuntasannya tidak gampang," ucapnya.


Postingan populer dari blog ini

Bloch’s Principle of Hope rewrites the history of humanity in an unexpected way.

Boeing machinists end strike after approving labor contract with 38% raises

Hati Hati Dengan Infeksi Pasca Amputasi