Penanganan COVID-19 Jadi Tantangan Presiden AS Terpilih


 Pemilihan presiden AS sudah masuk ke periode perhitungan suara, peristiwa ini mmeicu tanda pertanyaan besar masalah bagaimana presiden dipilih tangani wabah COVID-19 yang akan datang.

situs judi bola terkenal buruknya nutrisi akademi sepakbola

Baik Donald Trump mapun Joe Biden, sama ditanggung dengan keadaan COVID-19 yang sedang menempa negeri Paman Sam itu. Dalam sesion Inspirato Liputan6.com bertema "Keadaan AS Sesudah Pemilihan presiden 2020" bersama periset Jalinan Internasional CSIS, Andrew W. Mantong, disebutkan jika ke-2 calon presiden itu mempunyai rintangan yang berat.


Keadaan ini mempersulit Trump, sebab dalam periode kepemimpinan, nampak jika pemerintahan AS pernah kurang tegas untuk menggelorakan prosedur kesehatan. Trump sering tidak menggunakan masker di muka umum serta tidak mengatakan menjaga jarak sosial.


Perbuatannya itu memacu anggapan khalayak jika dia tidak bisa tangani masalah COVID-19 secara baik. Andrew menerangkan jika andaikan Trump dipilih kembali lagi, dia pun tidak lepas dari beban itu.


"Trump masih juga dalam rintangan COVID-19, disapproval pada peraturannya tinggi. Ia dapat tarik simpati rakyat kembali lagi bila dia mengatur langkah perlakuan virus itu di Amerika," tambah Andrew.


Andrew menerangkan jika dalam periode perhitungan pemilihan presiden AS ini, Trump bisa kalah suara dari Biden sebab mungkin banyak rakyat yang awalannya bersimpati kepadanya berbeda pemikiran serta memberikan dukungan Biden. Trump dapat kalah suara sebab kekecawaan rakyat itu.


Joe Biden akan hadapi beban yang serupa bila dia sukses dipilih jadi Presiden AS ke-46. Tetapi saat sebelum sampai ke step itu, dia sudah diuntungkan oleh keadaan ini.


Andrew menerangkan jika momen ini sudah membuat khalayak yang sedih untuk Trump untuk berpindah memberikan keyakinan ke Biden. Bisa bekas wapres AS itu mendapatkan pencapaian suara yang tinggi karena keyakinan khalayak jika dia bisa tangani COVID-19 lebih bagus dibanding Trump.


"Bila Biden menang, dia akan dituntut harus lebih bagus dalam memberikan perhatian serta perlakuan masalah COVID-19," tambah Andrew.


Tetapi jika hal itu sampai berlangsung, Biden akan hadapi dengan permasalahan yang kompleks. Dia bukan hanya harus tangani COVID-19, dia akan hadapi untuk mengganti metode ekonomi AS style Trump jadi metode ekonomi sama tugasnya yaitu ekonomi multilateral, masalah rasial dan lain-lain.


Postingan populer dari blog ini

Bloch’s Principle of Hope rewrites the history of humanity in an unexpected way.

Boeing machinists end strike after approving labor contract with 38% raises

Hati Hati Dengan Infeksi Pasca Amputasi